Hal yang berubah
- Goresan, debu, retakan, noda, kepudaran, keburaman, dan kontras tidak merata dikurangi
- Keseimbangan tonal serta detail tepian atau wajah yang masih dapat dipulihkan diperjelas
Bersihkan foto keluarga, arsip, atau sejarah hasil pemindaian yang memiliki goresan, kepudaran, noda, debu, keburaman, atau kontras tidak merata sambil menjaga wajah, pakaian, latar, dan karakter zamannya tetap utuh.

Apply the Old Photo Restoration effect to the uploaded old or damaged photo. Preserve the original people, faces, pose, clothing, background, composition, and historical character. Restore scratches, dust, fading, blur, stains, cracks, and contrast issues while keeping the photo natural. Enhance detail, tonal balance, and optional gentle colorization only when appropriate. Do not modernize clothing, change identities, or replace the scene.

Restorasi Foto Lama dirancang untuk memperbaiki kerusakan akibat usia, cetakan, dan pemindaian yang terlihat pada foto lama tanpa merancang ulang orang atau suasana historisnya. Proses ini membantu mengurangi goresan, retakan, noda, debu, kepudaran, keburaman, dan masalah kontras agar gambar lebih bersih dan mudah dilihat sekaligus tetap sesuai dengan foto asli.
Hasilnya seharusnya tampak lebih bersih dan mudah dilihat, tetapi tetap terbaca sebagai foto asli yang sama, bukan adegan baru yang dipentaskan ulang atau dimodernisasi.
Mulailah dengan tangkapan terbaik dari cetakan asli, arahkan restorasi untuk memperbaiki alih-alih merancang ulang, lalu bandingkan hasilnya dengan sumber sebelum digunakan dalam arsip atau dicetak ulang.
Pindai dengan kualitas praktis tertinggi atau potret cetakan menggunakan pencahayaan merata tanpa pantulan cahaya, bayangan, kemiringan perspektif, maupun bagian kerusakan yang terpotong.
Jika memungkinkan, sertakan seluruh area yang rusak dan detail bingkai agar goresan, noda, retakan, dan kepudaran dapat ditangani sesuai konteksnya.
Tentukan apakah gambar harus tetap hitam putih, sepia, atau berwarna, serta utamakan tonal alami, butiran film, dan karakter zamannya.
Bandingkan versi hasil restorasi dengan foto asli serta periksa wajah, tangan, pakaian, objek latar, bagian yang diperbaiki, kontras, dan ketajaman.
Foto sumber yang berbeda memerlukan prioritas restorasi yang berbeda, mulai dari pembersihan monokrom ringan hingga perbaikan lebih intensif pada cetakan yang tergores atau pudar.

Kurangi goresan dan kepudaran pada potret lama sambil menjaga fitur wajah, pakaian, pose, dan karakter cetakan tetap mendekati aslinya.

Perbaiki gambar arsip yang usang dengan menyeimbangkan tonal dan mengurangi kerusakan yang terlihat tanpa mengganti latar historis atau komposisinya.
Gunakan alur restorasi ini jika tujuannya adalah menjaga kenangan, nilai referensi, atau keterbacaan cetakan sambil menghormati gambar asli.
Bersihkan potret keluarga, foto pernikahan, potret militer, foto sekolah, dan album warisan untuk proyek silsilah atau arsip pribadi.
Siapkan foto lama untuk pajangan peringatan, referensi sejarah, dokumentasi, atau pencetakan ulang sambil menjaga adegan asli dan ciri zamannya tetap dapat dikenali.
Gambar sumber yang disiapkan dengan baik menyediakan lebih banyak detail nyata untuk diproses dan mengurangi kemungkinan munculnya perbaikan yang tidak alami.
Minta agar goresan, kepudaran, noda, keburaman, retakan, debu, dan kontras tidak merata dikurangi sambil mempertahankan orang, ekspresi, pose, pakaian, latar, komposisi, karakter monokrom atau warna, tekstur film, dan ciri zaman aslinya. Jelaskan apakah foto harus tetap hitam putih, sepia, atau berwarna.
Restorasi membuat foto lebih mudah dilihat, tetapi detail yang hilang hanya dapat diperkirakan. Pemeriksaan oleh manusia sangat penting, terutama untuk wajah yang berkaitan dengan identitas dan gambar bernilai sejarah.
Bandingkan wajah, ekspresi, tangan, pakaian, dan objek latar dengan foto asli untuk memastikan identitas dan detail suasana tidak berubah.
Amati dengan teliti retakan, goresan, noda, dan bagian hilang yang telah diperbaiki untuk menemukan bentuk rekaan, tekstur berulang, atau tambalan yang tidak alami.
Periksa butiran film, kontras, warna, dan ketajaman tepian agar foto tetap terasa seperti cetakan lama, bukan gambar modern yang diproses secara berlebihan.
Pertanyaan umum tentang persiapan, pemulihan, dan pemeriksaan foto lama.
Unggah hasil pemindaian paling jelas atau foto dengan pencahayaan paling merata yang Anda miliki, lalu bandingkan hasil yang telah dibersihkan dengan foto asli untuk memastikan wajah, pakaian, butiran film, dan detail historis tetap sesuai.