Pilih Teks atau Gambar Referensi
Tulis adegan yang Anda inginkan, unggah gambar yang Anda punya izin untuk menggunakannya, atau gabungkan keduanya untuk memandu komposisi dan arah visual.
Mulailah dengan konsep tertulis atau gambar referensi, lalu pandu materi, lanskap, pencahayaan, suasana, dan konteks budaya karya seni kuil Anda.
Buat petunjuk seputar latar, bahan, pendekatan, dan suasana spesifik sambil membedakan referensi penelitian dari konsep fantasi asli.
Pilih titik awal tekstual atau visual, jelaskan detail yang relevan dengan budaya, dan periksa hasilnya sebagai karya seni dan bukan dokumentasi.
Tulis adegan yang Anda inginkan, unggah gambar yang Anda punya izin untuk menggunakannya, atau gabungkan keduanya untuk memandu komposisi dan arah visual.
Tentukan elemen arsitektur, material, wilayah atau konteks fantasi asli, lanskap sekitar, cuaca, pencahayaan, suasana hati, dan sudut pandang.
Periksa kesinambungan struktur, ornamen berulang, detail budaya, pencahayaan, dan hubungan lanskap. Merevisi prompt ketika elemen-elemen penting tercampur atau tidak jelas.
Jelaskan keseluruhan pemandangan dari awal atau gunakan gambar untuk memandu komposisi, material, palet, dan hubungan antara arsitektur dan lanskap.
Beri nama kayu, batu berukir, ubin, plester, logam, tumbuh-tumbuhan, medan, cuaca, waktu, dan sudut pandang kamera daripada mengandalkan label gaya yang luas.
Saat menggunakan tradisi budaya tertentu, sebutkan dan hormati wilayah, periode, unsur arsitektur, serta sumber rujukannya. Hindari mencampurkan simbol sakral dari tradisi berbeda tanpa konteks.
Seni kuil yang dihasilkan hanya untuk eksplorasi visual. Hasil ini bukan bukti sejarah terverifikasi atau gambar konstruksi dan tidak boleh ditampilkan atau digunakan sebagai keduanya.
Jelaskan arsitektur, lanskap, material, konteks budaya, dan suasana yang ingin Anda jelajahi.